MARI BERUBAH YA UKHTI
Aku tak mencela celana jeans yg kau kenakan sekarang, karena aku dulu juga mengenakannya . .
Namun, bisa kah kau tidak mencela pakaian taqwa ku sekarang? Pakaian yg memang seperti ini diminta oleh Allah.. Bisa jadi pakaian ini akan menjadi pakaianmu juga besok.
Bukan sok suci atau merasa paling baik, tapi aku hanya mencoba berusaha menjadi baik.
Salahkah? Jika salah, dimana letak kesalahanku? Apakah aku salah jika mencoba mentaati Allah dan RasulNya? Mengapa kalian tak suka? Bukankah kalian islam juga?
Kawan, fisik yg kalian banggakan sekarang, bentuk tubuh yg kau pamerkan, kecantikan yg kau umbar itu tak akan abadi.
Apa kau senang jika tubuh dan kecantikanmu menjadi santapan nafsu bagi lelaki yg tak halal memandangmu? Apa kau senang menjadi sumber fitnah?
Sekali lagi aku katakan aku bukan merasa sok suci, tapi aku mencoba menutup satu pintu yg banyak membuat wanita masuk neraka.
Karena aku tak mau dihari akhir nanti Allah memalingkan wajahnya dariku, sungguh hidupku tak berarti apa-apa jika Allah tak ada dihatiku, aku tak peduli apapun yg terjadi dihidupku asalkan Allah tidak marah kepadaku.
Jika aku selalu mendengarkan kata-kata kalian mana mungkin aku bisa pada titik sekarang.. Prinsipku tak akan luntur walau kalian sering mengomentari apa yg ku kenakan sekarang, tak apa karena ku yakin didalam hati kalian pun sebenarnya kalian ingin mengenakan pakaian ini.
Kawan, seorang muslim itu memiliki prinsip kami dengar dan kami taat, bukan malah kami dengar kami membangkang.
Sungguh kecantikan itu bisa menjadi cobaan yg berat untukmu, bisa menjadi sumber dosa, dan fitnah dunia.
Jika kau bersyukur dgn kecantikan yg kau miliki pakai lah pakaian yg diperintahkan Allah, agar aman dari pandangan-pandangan nakal para lelaki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar